Dilatasi dan Kuretase

Aborsi dengan Metode Dilatasi dan Kuretase

Dilatasi dan Kuretase, atau yang sering disebut kuret, merupakan salah satu prosedur medis yang digunakan untuk menghentikan kehamilan sesuai dengan indikasi dan usia kehamilan tertentu. Metode ini sudah lama digunakan dalam dunia medis dan dilakukan oleh dokter spesialis kandungan dengan standar keamanan yang ketat.

Di klinik yang resmi, tindakan Dilatasi dan Kuretase dilakukan secara hati-hati, terkontrol, serta disesuaikan dengan kondisi pasien agar proses berjalan aman dan nyaman.

Apa Itu Dilatasi dan Kuretase?

Dilatasi dan Kuretase adalah prosedur medis yang dilakukan di Klinik Aborsi dengan dua tahap utama. Pertama, dokter membuka leher rahim (dilatasi) secara perlahan. Setelah itu, jaringan kehamilan di dalam rahim dibersihkan menggunakan alat medis khusus yang disebut kuret.

Prosedur ini hanya boleh dilakukan di fasilitas kesehatan resmi dan ditangani langsung oleh tenaga medis berpengalaman.

Kapan Metode Dilatasi dan Kuretase Digunakan?

Metode Dilatasi dan Kuretase umumnya digunakan pada kehamilan dengan usia tertentu, sesuai hasil pemeriksaan medis. Penentuan tindakan dilakukan berdasarkan:

  • Usia dan kondisi kehamilan

  • Hasil pemeriksaan USG

  • Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan

Dokter spesialis kandungan akan menentukan apakah metode ini merupakan pilihan yang paling tepat dan aman bagi pasien.

Konsultasi dan pemeriksaan

Untuk mengetahui kondisi pasien.

Pemeriksaan USG

guna memastikan usia dan kondisi kehamilan.

Pelaksanaan kuret

dokter spesialis kandungan akan mengerjakan proses tindakan di ruang tindakan yang steril.

Observasi setelah tindakan

Untuk memastikan kondisi pasien stabil sebelum pulang.

Perawatan Setelah Dilatasi dan Kuretase

Setelah tindakan selesai, pasien akan menjalani masa observasi singkat. Sebelum pulang, pasien akan mendapatkan arahan perawatan pasca tindakan, seperti anjuran aktivitas, waktu istirahat, dan tanda-tanda yang perlu diperhatikan.

Kontrol lanjutan biasanya dianjurkan untuk memastikan kondisi rahim kembali normal dan pemulihan berjalan baik.